Hari ini, kotaku seperti biasanya
Panasnya yang terik
Burung-burung bernyanyi
Kupu dan capung beterbangan
Dan aku seperti biasanya
tetap sayang kamu
Namun, sayang...
Tanpa kata
Tanpa nada
Rintik hujan pun turun di sore hari;
menjelang senja
Langit berkabut abu
Jingga senjaku terlihat memudar
Terkadang sayang, hujan membuat rinduku kian terikat
dan kini rinduku merengek lagi
Senjaku tanpamu; hanya siluet jingga yang tak bermakna
Di senja yang hujan ini, aku tak butuh payung
Aku hanya butuh pelukanmu
Aku tau, pelukan lewat mimpi itu cukup menghangatkan
Namun sayang, ketika rindu menyesaki ingatan
Kau harus datang
Kau harus memberi pelukan
serta kecupan hangat
Sehangat knalpot ninja
yang habis dipakai ngebut
Hehe, maaf sayang...
Terkadang rindu membuatku sedikit gila
Sayang, kutitipkan rindu ini
kepada semesta
Bersama ufuk senja, dan doa
Panasnya yang terik
Burung-burung bernyanyi
Kupu dan capung beterbangan
Dan aku seperti biasanya
tetap sayang kamu
Namun, sayang...
Tanpa kata
Tanpa nada
Rintik hujan pun turun di sore hari;
menjelang senja
Langit berkabut abu
Jingga senjaku terlihat memudar
Terkadang sayang, hujan membuat rinduku kian terikat
dan kini rinduku merengek lagi
Senjaku tanpamu; hanya siluet jingga yang tak bermakna
Di senja yang hujan ini, aku tak butuh payung
Aku hanya butuh pelukanmu
Aku tau, pelukan lewat mimpi itu cukup menghangatkan
Namun sayang, ketika rindu menyesaki ingatan
Kau harus datang
Kau harus memberi pelukan
serta kecupan hangat
Sehangat knalpot ninja
yang habis dipakai ngebut
Hehe, maaf sayang...
Terkadang rindu membuatku sedikit gila
Sayang, kutitipkan rindu ini
kepada semesta
Bersama ufuk senja, dan doa



